
Alonso Santai Tanggapi Kisruh di Akhir El Clasico
Info inspiratif – Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menanggapi santai ketegangan yang terjadi pada akhir pertandingan Liga Spanyol melawan Barcelona di Santiago Bernabeu, Senin (27/10/2025) dini hari waktu setempat. Laga yang berakhir dengan kemenangan Los Blancos 2-1 itu sempat diwarnai perselisihan antara beberapa pemain dari kedua tim setelah peluit panjang ditiup wasit Cesar Soto Grado.
Ketegangan di laga El Clasico tersebut menjadi salah satu yang paling mencolok dalam beberapa tahun terakhir. Sejak bentrok besar terakhir pada 2011, duel panas Madrid kontra Barca memang jarang menimbulkan gesekan berarti. Namun kali ini, atmosfer pertandingan yang ketat dan tensi tinggi membuat adu mulut tak terhindarkan di akhir laga.
Meski begitu, Xabi Alonso tidak ingin membesar-besarkan insiden itu. Menurutnya, gesekan seperti itu adalah hal wajar dalam pertandingan besar. “Tidak perlu terlalu khawatir atas benturan yang sehat, penuh rasa hormat, dan wajar. Itu hanya ketegangan dari laga penting dengan skor yang ketat,” ujar Alonso dalam konferensi pers pascalaga, dikutip dari laman resmi klub.
Pelatih asal Spanyol itu menilai, justru intensitas seperti itu menunjukkan semangat kompetitif dari kedua kubu. “Jangan terlalu membesar-besarkan momen ketegangan seperti itu. Segala macam hal sudah terjadi di Clasico, dan kami punya pertandingan lain Sabtu nanti,” tambahnya. Alonso menegaskan, fokus tim kini beralih ke laga berikutnya di jadwal padat Liga Spanyol.
“Baca juga : Selena Gomez Tampil Chic di Bachelorette Party Jelang Nikah”
Kemenangan atas Barcelona membuat Real Madrid semakin kokoh di puncak klasemen La Liga 2025/2026 dengan keunggulan lima poin dari rival utamanya itu. Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan impresif Madrid yang belum terkalahkan di kandang sepanjang musim.
Meski timnya berada di posisi aman, Alonso mengingatkan para pemain agar tetap fokus dan tidak cepat puas. “Kami tidak banyak memberikan peluang kepada lawan. Namun perjalanan masih panjang, dan kami harus terus bekerja keras menjaga performa,” kata mantan gelandang Liverpool dan Real Sociedad tersebut.
Menurut data dari Opta, Real Madrid kini mengoleksi 31 poin dari 13 pertandingan, unggul atas Barcelona yang mengantongi 26 poin di posisi kedua. Statistik juga menunjukkan Madrid mencatatkan rerata penguasaan bola 58% per pertandingan, dengan tingkat keberhasilan umpan mencapai 90%, menandakan dominasi taktis di bawah arahan Alonso.
Laga melawan Barcelona juga menjadi pembuktian ketangguhan lini belakang Madrid yang dipimpin oleh Antonio Rüdiger dan Éder Militão. Meskipun sempat ditekan di babak kedua, koordinasi lini pertahanan mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir.
Xabi Alonso menutup konferensi pers dengan pesan agar tim tetap rendah hati dan fokus pada laga selanjutnya. “Kami senang dengan hasil ini, tapi musim masih panjang. Konsistensi akan menentukan siapa yang jadi juara,” ujarnya.
Dengan performa stabil dan kedalaman skuad yang solid, Real Madrid kini semakin difavoritkan menjadi kandidat kuat peraih gelar La Liga 2025/2026. Sementara Barcelona harus segera bangkit jika ingin kembali menekan rival abadinya di papan klasemen.
“Baca juga : PT Telkom Gelar Bumi Berseru Fest 2025 Dorong Inovasi Hijau”