
Anton Fase Kembali Perkuat PSIM Yogyakarta Lawan Persik
Info inspiratif – Penyerang sayap PSIM Yogyakarta, Anton Fase, akhirnya kembali memperkuat tim setelah absen selama sebulan akibat cedera. Ia siap tampil pada pertandingan pekan ke-10 BRI Super League 2025/2026 melawan Persik Kediri di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (31/10) pukul 15.30 WIB. Kembalinya Anton menjadi kabar positif bagi Laskar Mataram yang berambisi memperpanjang tren positif di laga kandang.
Selama masa pemulihan, Anton melewatkan dua pertandingan penting, yaitu kekalahan 0-4 dari Persita Tangerang dan kemenangan 2-0 atas Dewa United. Meski begitu, sang winger menegaskan bahwa kondisinya kini sudah membaik dan siap tampil maksimal. “Saya merasa baik dan bersyukur cedera saya tidak serius. Persiapan tetap sama seperti biasanya. Saya sehat dan siap untuk besok,” ujar Anton melalui laman resmi klub.
Kehadiran Anton tentu menambah kekuatan sektor serang PSIM yang sempat kehilangan kreativitas di sisi sayap. Pemain asal Belanda itu telah mencetak dua gol dari empat laga awal musim ini, menunjukkan kontribusi signifikan bagi tim. Dengan pemulihannya, PSIM diharapkan dapat kembali tampil lebih agresif dan efektif dalam membangun serangan dari sisi lapangan.
Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menyambut positif kembalinya Anton ke skuad utama. Menurutnya, kondisi fisik sang pemain sudah cukup baik untuk tampil sejak menit awal. “Tidak ada persiapan khusus untuk laga kandang kali ini. Fokus utama saya adalah memastikan Anton benar-benar fit bermain,” ujar Van Gastel. Ia menambahkan, perhatian utamanya tertuju pada kondisi para pemain dan kesiapan tim menghadapi laga penting ini.
Selain faktor kebugaran, Van Gastel juga menyoroti tantangan taktis yang akan dihadirkan oleh Persik Kediri. Menurutnya, tim tamu memiliki gaya permainan berbeda dibandingkan Dewa United. “Dewa United lebih terbuka dalam permainan, sementara Persik cenderung taktis dan terorganisasi. Itu membuat laga ini lebih sulit,” jelasnya.
“Baca juga : Ratusan Siswa Keracunan, Dapur MBG Lebong Resmi Ditutup”
Menjelang pertandingan pekan ke-10 BRI Super League 2025/2026, pelatih Persik Kediri, Ong Kim Swee, menilai PSIM Yogyakarta tengah berada dalam situasi yang lebih baik. Baik dari segi performa maupun posisi klasemen, PSIM dinilai memiliki modal positif untuk menghadapi laga yang akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (31/10).
Hingga pekan ke-9, Persik masih tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan raihan 11 poin. Tim berjuluk Macan Putih itu belum meraih kemenangan dalam dua laga terakhirnya. Sebaliknya, PSIM yang baru saja menaklukkan Dewa United 2-0, kini mengoleksi 15 poin dan menempati peringkat keenam. Selisih empat poin ini menandai perbedaan konsistensi antara kedua tim menjelang laga penting di Bantul.
“Mereka (PSIM) berada dalam situasi yang lebih baik dan klasemen mereka juga lebih baik dari kami. Namun itu bukan alasan bagi kami untuk menyerah,” ujar Ong Kim Swee dalam konferensi pers pra-pertandingan.
Pelatih asal Malaysia itu menegaskan bahwa Persik tetap memiliki semangat tinggi untuk memberi perlawanan. Ia menilai setiap pertandingan adalah kesempatan untuk memperbaiki posisi dan membangun kembali kepercayaan diri tim setelah hasil kurang memuaskan dalam dua laga terakhir.
Ong juga menyoroti peningkatan performa PSIM dalam beberapa pekan terakhir. Menurutnya, kemenangan atas Dewa United menjadi bukti bahwa tim asuhan Jean-Paul van Gastel sedang berada dalam tren positif, apalagi dengan kembalinya Anton Fase dari cedera. “Kami tahu mereka sedang percaya diri, tetapi kami akan tetap berjuang untuk mencuri poin di Bantul,” tegasnya.
“Baca juga : BGN Upayakan Nol Kasus Keracunan dengan Anggaran Rp 335 T”