
Jakarta Marathon 2026
infoinspiratif.com – Perhelatan Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 telah menarik perhatian besar.
Sebanyak 33 ribu peserta telah mendaftar untuk lomba yang dijadwalkan berlangsung 13-14 Juni mendatang.
Jumlah ini telah mencapai 74 persen dari total kuota 44.500 orang.
Pendaftaran masih dibuka, menyisakan sekitar 11 ribu kuota bagi pelari yang ingin bergabung.
Menurut Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Nixon LP Napitupulu, dari total pendaftar, 293 peserta merupakan warga asing.
Target keikutsertaan internasional mencapai 1.000 pelari.
Berdasarkan kategori gender, 20 ribu peserta adalah laki-laki dan hampir 13 ribu perempuan.
Nixon optimistis kuota penuh akan tercapai sebelum Lebaran 2026.
JAKIM 2026 dibagi dalam beberapa kategori: 5K dan 10K pada hari pertama, serta half marathon dan full marathon pada hari kedua.
Dengan format ini, penyelenggara ingin memberikan pengalaman berlari yang inklusif bagi semua tingkatan peserta.
Baca juga: “Carrick Awali Era Baru, MU Bungkam Man City 2-0”
Selain lomba utama, BTN berencana mengundang legenda lari untuk memeriahkan perhelatan.
Kehadiran atlet ternama akan memberikan nilai tambah sekaligus pengalaman inspiratif bagi peserta.
Ajang ini juga menjadi bagian perayaan ulang tahun Kota Jakarta.
Menurut Nixon, perhelatan JAKIM diharapkan dapat menempatkan Jakarta sebagai destinasi lari internasional.
Ia menyebut kesempatan ini bisa menarik perhatian pelari asing dan meningkatkan citra olahraga di Ibu Kota.
Selain lari, acara balap sepeda Jakarta International Criterium juga akan digelar.
Target pesepeda profesional mencapai 2.000 orang, dengan penonton diperkirakan lebih dari 30 ribu.
Nixon berharap legenda balap sepeda seperti Peter Sagan, Mark Cavendish, dan Cadel Evans hadir untuk meningkatkan daya tarik acara.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menekankan pentingnya integrasi olahraga dalam pembangunan kota.
“Kami ingin ajang ini bisa mendorong Jakarta dikenal sebagai kota yang ramah bagi pelari dan pesepeda,” katanya.
Pramono juga menargetkan jumlah peserta JAKIM bisa mencapai 50 ribu pada 2027.
Angka lima dipilih simbolis, bertepatan dengan usia Kota Jakarta yang mencapai 500 tahun pada tahun tersebut.
Target ini menunjukkan ambisi pemerintah untuk menjadikan olahraga lari sebagai ikon tahunan kota.
Selain itu, perhelatan ini diharapkan mendorong sektor ekonomi lokal.
Hotel, kuliner, dan transportasi diperkirakan mendapatkan manfaat dari meningkatnya kunjungan peserta dan penonton.
JAKIM juga diharapkan menjadi ajang promosi wisata dan budaya Jakarta secara global.
Acara ini juga menekankan nilai kesehatan dan interaksi sosial.
Peserta dapat menikmati jalur maraton yang dirancang aman dan nyaman.
Ajang ini memberi kesempatan warga berpartisipasi aktif dalam kegiatan olahraga berskala internasional.
Integrasi dengan Criterium menambah dimensi baru bagi olahraga perkotaan.
Peserta dan penonton dapat merasakan keberagaman aktivitas fisik dalam satu gelaran.
Strategi ini memaksimalkan penggunaan ruang publik dan meningkatkan partisipasi masyarakat.
Jakarta International Marathon 2026 menunjukkan tren positif dalam olahraga perkotaan.
Dengan sisa kuota 11 ribu peserta, kesempatan masih terbuka bagi pelari domestik maupun internasional.
Perhelatan ini tidak hanya menjadi lomba lari, tapi juga simbol pengembangan kota yang inklusif dan sehat.
Kolaborasi pemerintah, penyelenggara, dan sponsor membuka peluang Jakarta menonjol di kancah olahraga global.
Keberhasilan JAKIM 2026 diprediksi menjadi fondasi untuk event internasional serupa di masa depan.
Jika target tercapai, Jakarta akan semakin dikenal sebagai kota yang mendukung gaya hidup sehat dan olahraga berskala dunia.
Baca juga: “Kalender Lari Februari 2026 Jakarta, Jogja, Jateng, & Jatim”