
PSSI Erick Thohir Bahas Laga Penentuan Indonesia vs Korsel
Erick menyampaikan bahwa kemenangan menjadi target utama. Ia mengakui laga kontra Korea Selatan tidak akan mudah karena lawan memiliki tradisi kuat di level Asia. “Pertandingan penentuan itu melawan Korea Selatan. Kalau kita bisa meraih poin penuh, tentu luar biasa. Namun, memang tidak mudah,” ujar Erick setelah Indonesia menang 5-0 atas Makau pada Sabtu (6/9/2025).
Meski Indonesia saat ini berada di jalur positif, Erick mengingatkan bahwa hasil imbang belum tentu memastikan tiket lolos. Pasalnya, penentuan peringkat terbaik runner-up juga akan dipengaruhi hasil dari grup lain. Situasi ini membuat fokus penuh dan mental kuat menjadi kunci Timnas U-23 dalam menghadapi laga terakhir.
Secara historis, Korea Selatan U-23 menjadi salah satu tim tersukses di kawasan Asia dengan catatan lolos beruntun ke Piala Asia U-23 sejak edisi perdana. Hal tersebut memperlihatkan betapa berat tantangan yang akan dihadapi Indonesia.
Baca Juga : “Elon Musk Berseteru dengan Apple soal Grok dan X“
Erick menutup pernyataannya dengan optimisme bahwa dukungan penuh dari publik dan persiapan matang dapat membantu Garuda Muda tampil maksimal. “Kita harus kerja keras, karena lawan tidak mudah. Namun, saya percaya anak-anak bisa memberi yang terbaik,” tegasnya.
Dengan hasil ini, Timnas Indonesia kini memiliki momentum positif, namun ujian sesungguhnya ada di laga pamungkas melawan Korea Selatan yang akan menjadi kunci perjalanan menuju Piala Asia U-23 2026.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menilai laga terakhir Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 menjadi ujian terberat Timnas Indonesia. Garuda Muda dijadwalkan menghadapi Korea Selatan, tim dengan tradisi kuat dan konsistensi tinggi di level Asia. Pertandingan ini disebut sebagai penentu peluang Indonesia untuk lolos ke putaran final.
Erick menyampaikan optimismenya usai Indonesia menang telak 5-0 atas Makau pada Sabtu (6/9/2025). Menurutnya, hasil positif itu membangun kepercayaan diri skuad asuhan Shin Tae-yong. Namun, ia tetap mengingatkan pentingnya fokus penuh menghadapi Korea Selatan yang dikenal disiplin dan memiliki pemain muda berbakat. “Pertandingan penentuan itu melawan Korea Selatan. Kalau kita bisa meraih poin penuh, tentu luar biasa. Namun, memang tidak mudah,” tegas Erick.
Meski hasil imbang bisa menjadi modal, Erick menekankan bahwa posisi Indonesia belum sepenuhnya aman. Hal ini karena mekanisme penentuan lolos juga mempertimbangkan peringkat runner-up terbaik dari grup lain. Dengan demikian, hanya kemenangan yang benar-benar menjamin langkah Indonesia ke Piala Asia U-23 2026.
Secara historis, Korea Selatan U-23 selalu tampil konsisten di turnamen ini. Mereka bahkan pernah meraih gelar juara pada edisi 2020. Fakta tersebut memperlihatkan tantangan berat yang menanti Garuda Muda. Namun, dukungan publik dan strategi tepat dari pelatih diharapkan mampu menambah kekuatan mental tim.
“Baca Juga: Motor Michael Schumacher Terjual Rp1,4 Miliar di Lelang“
Erick menutup pernyataannya dengan ajakan agar seluruh elemen sepak bola Indonesia bersatu memberikan dukungan. “Kita harus kerja keras, karena lawan tidak mudah. Tapi saya percaya anak-anak bisa memberi yang terbaik,” katanya. Laga melawan Korea Selatan kini menjadi kunci penting perjalanan Indonesia menuju putaran final Piala Asia U-23 2026.