
Reza Guntara Jalani Operasi ACL, Absen di Awal Musim IBL 2026
Info inspiratif – Pebasket Pelita Jaya Jakarta, Reza Guntara, dipastikan menepi untuk waktu cukup lama setelah menjalani operasi anterior cruciate ligament (ACL). Kondisi ini membuatnya hampir pasti absen pada awal musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026, sebuah kehilangan besar bagi tim yang tengah mempersiapkan diri menghadapi persaingan ketat musim depan.
Kabar mengenai operasi tersebut disampaikan langsung oleh Reza melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, yang kemudian mendapat banyak perhatian dari rekan setim, sesama atlet, hingga penggemar. Dalam unggahannya, pemain asal Bandung itu mengucapkan rasa syukur karena proses operasi berjalan dengan baik. Ia juga menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan yang mengalir, sembari menegaskan tekadnya untuk pulih lebih kuat.
“Alhamdulillah surgery went well. Terima kasih untuk semua doa dan dukungan, insha Allah kembali lebih kuat,” tulis forward berusia 28 tahun itu.
Reza mengalami cedera ACL saat tampil dalam ajang IBL All Indonesian 2025 di Solo, Jawa Tengah, pada pertengahan Agustus lalu. Insiden itu terjadi saat dirinya melakukan manuver bertahan yang berujung pada cedera lutut cukup serius. Setelah menjalani pemeriksaan medis, keputusan operasi pun diambil untuk memperbaiki kerusakan pada ligamen.
Pelatih dan manajemen Pelita Jaya menyampaikan dukungan penuh terhadap proses pemulihan sang pemain.
“Baca Juga: Pupuk Palsu Rugikan Petani Triliunan Rupiah“
Forward andalan Pelita Jaya Jakarta, Reza Guntara, dipastikan absen di awal musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026 setelah menjalani operasi anterior cruciate ligament (ACL). Cedera ini dialami saat ia tampil di ajang IBL All Indonesian 2025 di Solo, Jawa Tengah, pada pertengahan Agustus lalu. Operasi berjalan lancar, dan kini Reza memasuki tahap rehabilitasi untuk memulihkan kondisi fisiknya.
Manajemen Pelita Jaya menyampaikan harapan besar agar Reza bisa melewati masa pemulihan dengan baik. Mereka menegaskan bahwa kesehatan jangka panjang sang pemain menjadi prioritas utama. Reza dikenal sebagai salah satu forward tangguh dengan kontribusi signifikan, baik di klub maupun tim nasional Indonesia. Tenaga, pengalaman, serta konsistensinya dalam beberapa musim terakhir membuat kehadirannya sangat dirindukan.
Cedera ACL memang kerap dialami atlet basket karena tekanan besar pada lutut saat melakukan lompatan dan pendaratan. Menurut data medis, proses pemulihan bisa memakan waktu enam bulan hingga satu tahun, tergantung respons tubuh serta efektivitas rehabilitasi. Kondisi ini membuat Pelita Jaya harus segera menyiapkan opsi untuk menutupi kekosongan yang ditinggalkan Reza, agar rotasi tim tetap kompetitif menghadapi musim baru.
Meski demikian, optimisme tetap ada. Dengan dukungan tim medis dan program pemulihan yang terstruktur, Reza diyakini bisa kembali ke performa terbaiknya. Perjalanan comeback-nya tidak hanya penting bagi Pelita Jaya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pemain muda Indonesia dalam menghadapi cedera serius. Masa depan Reza di lapangan masih panjang, dan publik basket Tanah Air menantikan momen kembalinya sang forward ke panggung utama IBL.
“Baca Juga: LCGC Dapat Insentif Hingga 2031“