
Timnas MLBB Putri Siapkan Strategi Jelang IESF dan SEA Games
Info inspiratif – Tim nasional Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Putri Indonesia tengah fokus mempersiapkan diri menghadapi dua turnamen besar yang akan berlangsung dalam waktu berdekatan — World Esports Championship (IESF) 2025 di Kuala Lumpur dan SEA Games 2025 di Bangkok. Kedua ajang tersebut menjadi tantangan besar sekaligus peluang emas bagi tim untuk mempertahankan dominasi mereka di kancah internasional.
“Masih sama sistemnya, nggak mau memperbaiki hal yang enggak rusak. Jadi kita tinggal mengulang saja dari tahun lalu latihan kita untuk IESF dan AEG,” ujar Ilyas saat ditemui di pelatnas timnas esports Indonesia di Jakarta, Selasa.
Skuad Timnas MLBB Putri Indonesia saat ini masih diperkuat oleh jajaran pemain berpengalaman seperti Venny “Fumi” Lim, Cindy “Cinny” Laurent Siswanto, Viorelle “Vival” Valencia Chen, Michelle “Chell” Denise Siswanto, dan Vivi “Vivian” Indrawaty. Kelima pemain tersebut sebelumnya sukses mempersembahkan medali emas pada Kejuaraan Dunia Esports IESF 2024 di Riyadh.
Dengan semangat juang tinggi dan pengalaman berharga dari ajang sebelumnya, Timnas MLBB Putri Indonesia bertekad mempertahankan dominasi mereka. Keikutsertaan di dua turnamen besar ini diharapkan tidak hanya membawa gelar juara, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat kekuatan esports di kawasan Asia Tenggara dan dunia.
“Baca juga : Erwin Djohansyah Dijemput KPK dan Mengenakan Rompi Oranye”
Pelatih tim, Ilyas Rahmanda, mengungkapkan bahwa skuad asuhannya kini menjalani latih tanding atau scrim setiap hari melawan sejumlah tim MLBB putra. Langkah ini, menurutnya, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan individu dan tim dalam menghadapi tekanan permainan tingkat tinggi.
“Kami sering scrim lawan tim-tim cowok karena mereka unggul dalam strategi, pengambilan keputusan, dan mekanik. Itu sangat membantu peningkatan kualitas tim,” ujar Ilyas saat ditemui di pelatnas timnas esports Indonesia, Selasa.
Meski jadwal dua turnamen besar tersebut berdekatan, Ilyas menegaskan bahwa hal itu tidak menjadi hambatan berarti bagi para pemain. Sebaliknya, mereka justru menikmati ritme latihan dan kompetisi yang padat karena sudah terbiasa dengan pola tersebut sejak tahun lalu.
Menurut Ilyas, hasil di IESF akan menjadi tolak ukur kesiapan tim menuju SEA Games. Jika performa di Kuala Lumpur berjalan sesuai rencana, maka peluang mempertahankan medali emas di Bangkok akan semakin besar.
“Karena waktunya berdekatan, tidak ada waktu untuk persiapan ulang. Kalau kita di IESF-nya mendominasi, Insya Allah SEA Games-nya juga lancar,” jelasnya.
Selain strategi dan teknis permainan, pelatih juga menekankan pentingnya menjaga motivasi dan mental juara. Ia mengingatkan para pemain agar tidak cepat puas dengan capaian sebelumnya, termasuk kemenangan di Esports World Cup (EWC) 2025.
Ilyas bahkan menargetkan timnya dapat mencatat rekor baru tanpa kekalahan, seperti catatan sempurna 13-0 yang menjadi simbol dominasi tak tergoyahkan.
“Mereka selalu punya semangat bikin rekor baru. Itu yang membuat mereka terus haus akan kemenangan,” tambahnya.
Timnas MLBB Putri Indonesia sebelumnya berhasil menyumbang medali emas SEA Games 2023 di Kamboja, prestasi yang ingin mereka ulang bahkan tingkatkan di dua turnamen mendatang. Setelah IESF, meski ada jeda waktu, tim tetap dijadwalkan melanjutkan latihan untuk menjaga konsistensi performa dan semangat bertanding.
“Baca juga : Polda Babel Tetapkan Wagub Hellyana Tersangka Kasus Penipuan”