
vit c dan zinc
infoinspiratif.com – Dokter umum lulusan Universitas Indonesia, dr. Irwan Heriyanto, menyarankan konsumsi suplemen yang mengandung vitamin C dan zinc selama bulan puasa Ramadhan. Ia menilai kedua nutrisi ini efektif membantu menjaga daya tahan tubuh dan mencegah infeksi.
“Untuk pertahanan tubuh, mencegah infeksi, biasanya vitamin C dan yang banyak mengandung zinc itu sebetulnya sudah cukup,” ujar Irwan saat diskusi kesehatan bersama Halodoc di Jakarta, Rabu.
Irwan menambahkan, Ramadhan 2026 jatuh pada bulan Februari, yang kemungkinan masih dalam musim hujan. Kondisi cuaca ini memengaruhi kebutuhan hidrasi dan kesehatan selama berpuasa.
Baca juga: “Manfaat Kapur Barus untuk Rumah dan Kesehatan”
Menurut Irwan, cuaca hujan memberikan sejumlah keuntungan bagi umat Muslim yang berpuasa. Suhu yang lebih dingin akan mengurangi risiko dehidrasi dan mengurangi masalah vertigo atau pusing yang kerap muncul selama berpuasa.
“Kalau di bulan puasanya itu musim hujan, lebih enak, lebih tidak panas, tidak terlalu dehidrasi, tidak keluar keringat terlalu banyak. Sehingga masalah vertigo mungkin bisa berkurang,” jelas Irwan, yang juga menjabat sebagai Board of Medical Excellence Halodoc.
Ia menekankan bahwa puasa juga berfungsi sebagai waktu bagi tubuh untuk melakukan “self cleaning”, yaitu proses membersihkan racun yang mungkin mengendap selama 12 bulan.
Selain suplemen, Irwan menekankan pentingnya mengatur pola makan, khususnya mengurangi konsumsi gula berlebih saat berbuka puasa. Konsumsi gula berlebihan bisa memicu peradangan, lonjakan gula darah, dan masalah kulit seperti jerawat.
“Rasa manis sebenarnya hanya dinikmati di mulut. Tubuh tidak membutuhkannya berlebihan. Jadi bijaklah dalam memilih makanan,” kata Irwan. Ia juga mengingatkan bahwa gula tidak hanya berasal dari makanan manis, tapi juga dari nasi yang dikonsumsi sehari-hari.
Dengan memperhatikan asupan gula dan mengonsumsi vitamin C serta zinc, tubuh lebih siap menghadapi cuaca dingin dan potensi infeksi selama puasa. Irwan juga menyarankan tetap rutin hidrasi saat sahur dan berbuka untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Secara ilmiah, vitamin C berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas dan mempercepat pemulihan dari penyakit. Sedangkan zinc mendukung fungsi sel imun, mempercepat penyembuhan luka, dan mengurangi risiko infeksi. Kombinasi keduanya diyakini efektif menjaga daya tahan tubuh di kondisi fisik terbatas saat berpuasa.
Irwan menekankan bahwa suplemen vitamin C dan zinc bisa dikonsumsi sesuai dosis anjuran dokter atau label produk, tanpa mengabaikan pola makan sehat dan hidrasi yang cukup.
Selama bulan puasa Ramadhan, menjaga daya tahan tubuh menjadi krusial, terutama saat musim hujan dan cuaca dingin. Suplemen vitamin C dan zinc, dikombinasikan dengan pola makan seimbang dan hidrasi cukup, dapat membantu tubuh tetap sehat, mencegah infeksi, dan mengurangi peradangan.
Irwan menegaskan, pendekatan ini bukan sekadar perlindungan jangka pendek, tetapi bagian dari upaya menjaga kesehatan secara menyeluruh selama Ramadhan.
Baca juga: “Nutrisi Tepat untuk Anak Aktif: Peran Vitamin D bagi Kesehatan Tulang dan Gigi”