
Jogja Cultural Festival Hadirkan Terapi dan Penyembuhan Tubuh
Info inspiratif – Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2025 digelar sepanjang November untuk menghadirkan pengalaman penyembuhan yang menyeimbangkan tubuh, pikiran, dan jiwa. Festival ini melibatkan beragam komunitas di Daerah Istimewa Yogyakarta dan mengangkat tema kearifan lokal Jawa “Wiroso, Wiromo, Wirogo,” kata Ketua Panitia GKR Bendara dalam konferensi pers Wonderful Indonesia Wellness di Jakarta, Rabu.
Festival ini berbasis komunitas dan menekankan keterlibatan pengunjung dalam aktivitas yang memadukan tradisi lokal dengan praktik kesehatan modern. “Kami adalah festival berbasis komunitas, lahir dari kearifan lokal dan tradisi Jawa, sehingga pengunjung dapat merasakan pengalaman menyeluruh,” ujarnya.
JCWF menyiapkan lima jenis workshop yang dapat diikuti dengan tiket harian seharga Rp500 ribu. Tiap workshop memiliki kapasitas berbeda, mulai dari 500 hingga 2.000 pengunjung, memberikan fleksibilitas bagi peserta untuk memilih aktivitas sesuai minat.
Workshop pertama, Healthy Food dan Herbals, mengajak peserta meracik jamu dan herbal tradisional, serta menikmati makan siang bersama. Workshop kedua, Eco-Friendly Living, menghadirkan demo gaya hidup berkelanjutan, diskusi energi terbarukan, dan praktik komunitas ramah lingkungan.
“Baca Juga: Prabowo Umumkan Kesepakatan IEU-CEPA RI-Eropa“
GKR Bendara menambahkan, festival ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi sekaligus hiburan, dengan menonjolkan nilai budaya dan lokal. Para pengunjung diharapkan mendapatkan wawasan baru terkait gaya hidup sehat, ramah lingkungan, dan pemanfaatan kearifan tradisional untuk kesejahteraan diri.
Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2025 memperluas pengalaman penyembuhan dengan menghadirkan workshop Spiritual Wellness and Energy Healing serta Natural Beauty, Family and Inner Child, yang menekankan keseimbangan tubuh, pikiran, dan jiwa.
Workshop Spiritual Wellness menawarkan meditasi, ritual budaya, dan bincang-bincang spiritual, memberi kesempatan pengunjung memahami energi dan penyembuhan diri. Sementara workshop Natural Beauty menekankan perawatan kulit alami, yoga keluarga, dan aktivitas tradisi yang mendukung kesehatan emosional. “
“Baca Juga: Maxus Fokus Inovasi, Absen Luncurkan Mobil Baru di GIIAS 2025“
Ketua Badan Promosi Pariwisata DI Yogyakarta menambahkan, industri wisata kebugaran di wilayahnya terus berkembang, dengan dukungan hotel dan pelaku pariwisata lokal. Banyak acara kecil kini digelar, mencakup meditasi, makanan sehat, dan praktik hidup sehat, memperkuat ekosistem wellness tourism di Yogyakarta.