
Kronologi Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Sumsel, 12 Tewas
infoinspiratif.com – Kronologi Bus ALS Tabrak Truk Tangki Kecelakaan lalu lintas tragis mengguncang wilayah Sumatera Selatan setelah Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) terlibat tabrakan hebat dengan sebuah truk tangki minyak. Insiden yang terjadi di lintas timur ini mengakibatkan ledakan besar yang menghanguskan kedua kendaraan dan merenggut belasan nyawa penumpang.
Baca juga : Pemilik PT Blueray Didakwa Suap Pejabat Bea Cukai Rp63 Miliar
Pihak kepolisian segera melakukan evakuasi di lokasi kejadian untuk mengidentifikasi para korban yang terjebak di dalam kobaran api. Kejadian ini menambah deretan panjang kecelakaan transportasi publik yang melibatkan kendaraan besar di jalur lintas provinsi tersebut.
Berdasarkan laporan awal dari pihak kepolisian setempat, peristiwa bermula saat Bus ALS melaju dengan kecepatan cukup tinggi dari arah Medan menuju Jakarta. Saat memasuki tikungan tajam, bus diduga kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan tepat saat truk tangki minyak melintas.
Benturan keras tidak terhindarkan dan memicu percikan api yang dengan cepat menyambar muatan minyak pada truk tangki. Dalam hitungan detik, api membubung tinggi dan mengurung para penumpang bus yang tidak sempat menyelamatkan diri dari kursi mereka.
Lokasi Kejadian: Jalur Lintas Timur Sumatera Selatan.
Waktu Peristiwa: Dini hari saat kondisi jalanan relatif sepi namun minim penerangan.
Dampak Kerusakan: Kedua kendaraan hangus terbakar sepenuhnya hingga menyisakan kerangka besi.
Kapolres setempat menyatakan bahwa proses identifikasi korban memerlukan waktu lebih lama karena kondisi jenazah yang sulit dikenali secara fisik. Tim DVI (Disaster Victim Identification) telah dikerahkan ke rumah sakit terdekat untuk mencocokkan data DNA dan rekam medis para penumpang.
“Kami sedang mendalami apakah ada faktor kelalaian manusia atau kegagalan sistem pengereman pada bus tersebut,” ujar perwakilan kepolisian di lokasi. Pihak otoritas juga mengonfirmasi bahwa 12 orang dinyatakan meninggal dunia di tempat, sementara korban luka lainnya telah dilarikan ke puskesmas terdekat.
Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi perusahaan otobus dan operator angkutan barang untuk memperketat pengawasan kondisi armada mereka. Jalur Lintas Sumatera memang dikenal memiliki karakteristik medan yang menantang dengan banyak tikungan serta penerangan jalan yang masih kurang optimal.
Baca Juga : Mahfud Sebut Tugas KPRP Selesai, Tunggu Arahan Prabowo
Pemerintah diharapkan segera melakukan audit keselamatan menyeluruh terhadap armada Bus ALS dan memastikan kepatuhan jam kerja sopir guna mencegah kelelahan. Langkah preventif ini sangat krusial untuk menjamin keselamatan penumpang dan meminimalisir risiko kecelakaan serupa di masa mendatang yang merugikan banyak pihak.