
Survei: Prabowo masih terpilih jika pilpres digelar sekarang
Info inspiratif – Prabowo Subianto diprediksi masih akan terpilih kembali menjadi presiden jika pemilihan umum digelar saat ini. Kesimpulan tersebut berasal dari hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia, yang menyoroti tingkat elektabilitas tokoh-tokoh nasional terkini.
Founder sekaligus Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan bahwa survei menunjukkan dominasi kuat Prabowo dibandingkan tokoh politik lainnya. “Jadi Pak Prabowo ketika survei dilakukan itu elektabilitasnya mencapai 46,7 persen,” ujar Burhanuddin dalam siaran langsung di kanal YouTube Indikator, Sabtu.
Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan publik terhadap Prabowo masih sangat tinggi, bahkan setelah berjalannya beberapa bulan pemerintahan barunya.
Menurut Burhanuddin, hasil ini mencerminkan persepsi publik yang positif terhadap kinerja Prabowo, baik dalam kebijakan luar negeri maupun konsolidasi politik di dalam negeri. “Tren elektabilitas ini juga menunjukkan stabilitas dukungan, terutama dari kelompok pemilih muda dan masyarakat pedesaan,” tambahnya.
Survei dilakukan secara nasional dengan metode multistage random sampling dan melibatkan ribuan responden dari berbagai provinsi di Indonesia. Margin of error survei ini sekitar 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Pengamat politik menilai hasil survei ini bisa menjadi indikator awal arah dukungan publik menjelang kontestasi politik mendatang. Stabilnya tingkat elektabilitas Prabowo menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat masih menaruh harapan pada kepemimpinannya. Namun, dinamika politik di lapangan tetap dapat berubah seiring waktu dan kebijakan yang dijalankan pemerintah ke depan.
Dengan hasil tersebut, Prabowo dinilai mampu menjaga kepercayaan publik di tengah tantangan ekonomi dan sosial yang dihadapi Indonesia saat ini.
“Baca juga : Motor Listrik Murah Hadir di GIIAS 2025, Mulai Rp5 Jutaan”
Hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa Prabowo Subianto masih menjadi tokoh dengan elektabilitas tertinggi sebagai calon presiden Indonesia. Meskipun beberapa nama baru muncul di daftar, posisi Prabowo tetap kokoh di peringkat pertama dengan selisih signifikan dibandingkan pesaingnya.
Dalam survei yang dilakukan pada 20–27 Oktober 2025, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menempati posisi keempat dengan tingkat elektabilitas sebesar 4,8 persen. Di atas Gibran, ada Dedi Mulyadi dengan 18,4 persen, dan Anies Baswedan yang memperoleh 9,0 persen.
Sementara itu, sejumlah tokoh lain juga masuk dalam daftar survei, seperti Agus Harimurti Yudhoyono (3,9 persen), Ganjar Pranowo (3,7 persen), Purbaya Yudhi Sadewa (1,5 persen), dan Sherly Tjoanda (1,1 persen). Menariknya, Sekretaris Kabinet Letkol (Inf) Teddy Indrawijaya turut disebut dalam survei dengan elektabilitas 0,3 persen, menandakan meningkatnya perhatian publik terhadap figur-figur baru di pemerintahan.
Menurut pernyataan resmi dari Indikator Politik Indonesia, survei ini dilakukan terhadap 1.220 responden di seluruh Indonesia menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error survei ini sebesar 2,8 persen, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Peneliti Utama Indikator, Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan bahwa hasil ini memperlihatkan konsistensi dukungan publik terhadap Prabowo di tengah dinamika politik nasional.
Burhanuddin menambahkan bahwa munculnya nama-nama baru seperti Gibran dan Teddy Indrawijaya menandakan mulai terbentuknya regenerasi politik di tingkat nasional. Namun, dukungan masyarakat masih terkonsentrasi pada figur yang memiliki pengalaman panjang di dunia pemerintahan dan militer.
“Baca juga : Gempa Bumi 8,7 Guncang Rusia, Korban Jiwa Mulai Ditemukan”