
Relawan dan Donasi Kwarcab Pramuka
infoinspiratif.com – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jepara, Jawa Tengah, memberangkatkan relawan dan menyalurkan donasi bagi korban bencana di Aceh, Senin, 5 Januari 2026. Aksi ini merupakan bagian dari program Pramuka Peduli Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah yang rutin membantu daerah terdampak bencana.
Ketua Kwarcab Pramuka Jepara sekaligus Kepala Disdikpora Jepara, Ratib Zaini, menyebutkan kedua relawan yang diberangkatkan yakni Afif Khoironi dan Nur Rohmad. Mereka akan bertugas selama 12 hari, dari 5 hingga 16 Januari 2026, bersama 34 Pramuka Peduli dari berbagai kabupaten di Jawa Tengah.
“Para relawan akan memperkuat tim di wilayah terdampak bencana. Semoga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ratib saat melepas tim di ruang kerja Kepala Disdikpora Jepara. Ia menekankan agar relawan selalu menjaga kesehatan dan nama baik Pramuka serta pemerintah Jepara.
Para relawan akan ditempatkan di Aceh Tamiang untuk melakukan berbagai kegiatan kemanusiaan, termasuk distribusi bantuan logistik dan pendampingan masyarakat terdampak. Penugasan ini mencerminkan komitmen Gerakan Pramuka Kwarcab Jepara dalam mengembangkan kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
“Selain mendukung pemulihan korban bencana, kehadiran Pramuka juga membangun kesadaran warga terkait mitigasi bencana,” tambah Ratib. Penugasan relawan Pramuka Peduli di wilayah ini merupakan bagian dari strategi Kwarda Jawa Tengah dalam menanggapi bencana secara cepat dan efektif.
Selain mengirimkan personel, Kwarcab Pramuka Jepara menyalurkan donasi kemanusiaan senilai Rp362.847.950 melalui Pramuka Peduli Kwarda Jawa Tengah. Dana ini berasal dari kontribusi anggota Pramuka, gugus depan, Pramuka Peduli kwartir ranting, dan masyarakat umum.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berdonasi. Semoga Allah SWT membalas kebaikan mereka dengan pahala berlipat,” tutur Ratib. Ia juga menambahkan bahwa Kwarcab Jepara masih memiliki dana tambahan lebih dari Rp62 juta yang disimpan di bumbung kemanusiaan untuk mendukung program penanggulangan bencana, lingkungan hidup, dan kegiatan sosial lainnya.
Pemberangkatan relawan dan penyaluran donasi ini tidak hanya bertujuan jangka pendek. Ratib menegaskan kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran bagi para Pramuka, sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait di Aceh.
Kegiatan Pramuka Peduli juga mencakup pelatihan mitigasi bencana, pendampingan psikososial untuk korban, serta distribusi bantuan yang tepat sasaran. Dengan model ini, program relawan Pramuka Jepara menjadi contoh sinergi antara organisasi kepemudaan, pemerintah, dan masyarakat.
Kwarcab Pramuka Jepara menegaskan bahwa kepedulian sosial dan pengabdian bagi masyarakat terdampak bencana adalah prioritas utama. Selain memberikan bantuan langsung, relawan juga berperan dalam mendidik masyarakat agar lebih tangguh menghadapi bencana.
“Semoga keberangkatan relawan dan donasi ini membawa manfaat besar bagi korban bencana dan menjadi contoh kolaborasi positif antara Pramuka, pemerintah, dan masyarakat,” tutup Ratib Zaini.
Dengan langkah ini, Gerakan Pramuka Kwarcab Jepara memperkuat citra kepedulian sosial, sekaligus mendukung program penanggulangan bencana nasional.