
Whoosh Tambah 6 Jadwal Baru Mulai 10 Agustus 2025
Info inspiratif – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengumumkan penambahan enam jadwal perjalanan khusus kereta cepat Whoosh pada Minggu, 10 Agustus 2025. Keputusan ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan penumpang akhir pekan sekaligus memberikan lebih banyak pilihan waktu keberangkatan.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan keberangkatan pertama akan dimulai lebih awal, yakni pukul 06.05 WIB dari Stasiun Tegalluar Summarecon. Sementara dari Stasiun Halim, keberangkatan pertama dijadwalkan pukul 06.25 WIB. Sebelumnya, keberangkatan perdana setiap Minggu dimulai sekitar pukul 07.30 dari Tegalluar Summarecon dan pukul 08.00 dari Halim.
Penambahan ini membuat total jadwal perjalanan Whoosh pada 10 Agustus 2025 menjadi 62 perjalanan, naik 11 persen dibandingkan jumlah normal di hari Minggu yang hanya 56 perjalanan. Menurut Eva, penambahan jadwal dilakukan tanpa mengurangi kualitas pemeliharaan dan aspek keselamatan kereta.
Rincian jadwal tambahan mencakup:
Rute Halim–Tegalluar Summarecon: G1003 (06.25), G1005 (07.00), G1007 (07.25).
Rute Tegalluar Summarecon–Halim: G1004 (06.05), G1006 (06.35), G1008 (07.05).
Penambahan jadwal ini mengikuti tren peningkatan mobilitas akhir pekan. Sebagai gambaran, pada masa libur sekolah 23 Juni–13 Juli 2025, Whoosh melayani 460.190 penumpang, dengan puncaknya pada 27 Juni 2025 sebanyak 26.770 penumpang—rekor tertinggi sejak layanan ini beroperasi.
Eva menegaskan, langkah ini diharapkan memberi kenyamanan ekstra dan fleksibilitas waktu bagi masyarakat. KCIC optimistis kebijakan ini akan semakin mendorong minat bepergian menggunakan Whoosh sebagai moda transportasi cepat, nyaman, dan tepat waktu.
“Baca juga: Transformasi Digital Bisnis di Indonesia, Mekari Mengakuisisi“ [2]
Selama masa libur sekolah, Stasiun Halim mencatat aktivitas tertinggi di jaringan kereta cepat Whoosh. Data KCIC menunjukkan jumlah penumpang naik dan turun di stasiun ini mencapai 271.615 orang. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Padalarang dengan 205.140 penumpang, Stasiun Tegalluar Summarecon 72.259 penumpang, dan Stasiun Karawang 14.558 penumpang.
Peningkatan arus penumpang ini didorong oleh konektivitas antarmoda yang semakin baik serta beragam promo KCIC. Penawaran tersebut mencakup diskon rombongan, tarif khusus Frequent Whoosher Card, hingga harga tiket terjangkau melalui skema dynamic pricing. Tarif Premium Economy dimulai dari Rp225.000, sementara pemegang Frequent Whoosher Card untuk relasi Jakarta–Bandung cukup membayar Rp200.000, lebih hemat hingga 43%.
Selain itu, KCIC memperluas kolaborasi dengan 23 mitra usaha di sektor kuliner, ritel, dan destinasi wisata. “Selama libur sekolah, Whoosh tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman liburan keluarga Indonesia. Kami akan terus menjaga standar layanan dan meningkatkan integrasi antarmoda,” ujar Eva, perwakilan KCIC.
Dengan tren kenaikan jumlah penumpang ini, KCIC berkomitmen memperkuat layanan agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan berkesan. Peningkatan fasilitas serta sinergi dengan berbagai sektor diharapkan dapat terus menarik minat masyarakat untuk memilih kereta cepat sebagai moda transportasi utama.
“Baca juga: Mengatasi Ancaman Diseksi Aorta Cara Memahami dan Mencegah“ [2]