
Megawati H
infoinspiratif.com – Atlet bola voli putri Megawati Hangestri mengakui adanya beban dalam mempertahankan gelar juara Proliga 2026 bersama Jakarta Pertamina Enduro.
Menurut Mega, mempertahankan prestasi juara jauh lebih sulit dibandingkan saat meraihnya, apalagi tim berstatus sebagai juara bertahan.
“Tentunya berat karena mempertahankan juara. Tahun lalu aku enggak ikut di Pertamina, aku di tim Petro dan dapat juara tiga, terus Pertamina juara satu. Jadi mungkin mempertahankan lebih susah, pasti ada beban tersendiri,” ujar Mega saat konferensi pers Proliga 2026 di Jakarta, Senin.
Ia menegaskan targetnya tetap yang terbaik, meski beban mental lebih terasa.
“Mempertahankan itu lebih sulit daripada meraih,” tambahnya.
Baca juga: “Perhatian Penumpang! “Gate” Whoosh Tutup 5 Menit Sebelum Berangkat”
Mega menjelaskan tekanan itu terasa karena musim lalu ia membela tim Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia dan finis di peringkat tiga.
Sementara itu, Jakarta Pertamina Enduro berhasil meraih gelar juara.
Meski demikian, Mega menegaskan keputusannya kembali bergabung merupakan langkah natural.
“Aku lahir di Proliga, debut juga di Pertamina. Enggak ada alasan juga sih, karena aku free juga setiap tahunnya, jadi mau ikut mana saja bisa,” kata Mega.
Mega berusia 24 tahun dan telah lima kali memperkuat Jakarta Pertamina Enduro sejak 2014.
Manajer tim Widi Triyoso menyebut Mega bukan wajah baru, melainkan kembali ke “rumah asalnya”.
Widi Triyoso menegaskan tim mempersiapkan diri secara maksimal untuk mempertahankan gelar juara.
Tim memiliki total 19 pemain, namun PB Proliga hanya memperkenankan 15 pemain.
Empat pemain akan dievaluasi menjelang kompetisi.
Dari sisi pemain asing, tim kembali diperkuat Yana Shcherban asal Rusia.
Selain itu, Wilma Salas Rosell dari Kuba bergabung dan telah mengikuti latihan sekitar satu bulan.
“Yang baru, Wilma Salas dari Kuba baru datang kemarin tapi tim sudah bisa latihan sekitar satu bulan,” ujar Widi.
Widi menekankan fokus tim berbeda dari pesaing lainnya.
“Kalau yang lain targetnya juara, kami mempertahankan juara. Alhamdulillah kita sudah tiga kali juara, runner-up empat kali, jadi sebagai finalis kita tujuh kali,” jelasnya.
Persiapan tim mencakup latihan intensif, evaluasi strategi, dan pemantauan fisik pemain.
Manajemen juga menekankan koordinasi antara pemain lokal dan asing agar chemistry tim optimal.
Pendekatan ini dinilai kunci untuk menghadapi tekanan mempertahankan gelar.
Mega mengakui tekanan juara cukup berat secara mental.
Ia menekankan bahwa beban tersebut harus dikontrol agar performa di lapangan maksimal.
Fokus pada persiapan, komunikasi dengan tim, dan konsistensi latihan menjadi kunci.
Mega menilai bergabung kembali dengan Pertamina Enduro juga memberi motivasi tersendiri.
“Tim ini bagian penting dari perjalanan karierku di Proliga. Aku ingin memberi kontribusi maksimal,” ujarnya.
Beban gelar juara dianggap sebagai tantangan positif untuk meningkatkan kualitas permainan.
Jakarta Pertamina Enduro menegaskan tekad untuk mempertahankan gelar Proliga 2026.
Tim melakukan persiapan matang, termasuk evaluasi pemain, latihan intensif, dan integrasi pemain asing.
Mega Hangestri diharapkan menjadi salah satu kunci keberhasilan dengan pengalaman dan kepemimpinannya di lapangan.
Dengan kombinasi pengalaman, disiplin latihan, dan strategi tim, Jakarta Pertamina Enduro siap menghadapi musim baru.
Tekanan mempertahankan juara menjadi motivasi tambahan untuk menjaga prestasi di Proliga.
Fokus tim, dukungan manajemen, dan konsistensi Mega menjadi faktor penentu kesuksesan musim kompetisi ini.
Baca juga: “Sabet Medali Perunggu di Voli SEA Games 2025, Megawati Hangestri Masih Ogah Bocorkan Masa Depannya”